6 Jun 2010
Cybercrime : Modus, Penyebab dan Penanggulangannya
2 Mar 2010
Sony Janji Benahi 'Bugs' di PS3Selasa, 2 Maret 2010 - 10:22 wib
LONDON - Para pemilik PlayStation 3 (PS3) di seluruh dunia mendapatkan peringatan agar tidak menggunakannya dulu untuk sementara waktu, setelah Sony membenahi masalah software yang menyebabkan crash pada perangkat tersebut.
Saat ini Sony tengah bekerja keras membenahi masalah yang terjadi pada PS3. Jika tidak segera dibenahi, akan semakin banyak ribuan gamer yang tidak dapat memainkan game kesukaan mereka atau mengakses layanan online PlayStation Network.
"Kami berusaha secepat mungkin menangani masalah ini. Jika Anda pemilik PS3, kami sarankan untuk tidak menggunakannya dulu. Saat ini beberapa fungsi PS3 tengah mengalami eror," kata juru bicara Sony seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (2/3/2010).
Beberapa masalah yang dialami PS3 diantaranya rekaman perolehan trophy dan tidak bisa menyimpan data tertentu.
"Masalah ini disebabkan oleh bug atau virus pada fungsionalitas jam dan kalender yang menyatu dalam sistem," terang juru bicara itu lagi.
Banyak dari para pemilik PS3 mengeluh waktu yang ditunjukkan jam pada perangkat game menjadi kacau. Namun masalah ini lebih banyak dialami PS3 versi lama ketimbang versi slim.
Gamer juga melaporkan, mereka tidak bisa mengakses PlayStation Network, ditandai dengan pesan eror berbunyi '8001050F - Hardware failure', 'Cannot update Firmware' atau 'Cannot connect to internet.'
Sementara gamer lain mengeluhkan soal kacaunya data perolehan trophy. Data yang dimaksudkan untuk melihat perkembangan gamer dalam memainkan game itu terhapus total.
"Kami sangat menghargai pengertian para pengguna PS3. Kami berjanji segera menyelesaikannya," tandas juru bicara Sony.
Opera 10.50 Untuk Windows Akhirnya Meluncur
Selasa, 2 Maret 2010 - 18:44 wib
JAKARTA - Opera Software telah memproduksi Opera 10.50, sebuah browser Web yang diklaim tercepat untuk saat in. Browser ini ditujukan untuk komputer Windows.
Opera 10.50 dengan desain baru yang ramping dan halus ini, dilengkapi dengan mode Penjelajahan Pribadi, di mana Opera akan menyembunyikan semua jejak aktivitas dari situs-situs yang Anda kunjungi.
Banyak perbaikan pada tampilan dan nuansa dari Opera, dan hasilnya adalah memberikan pengalaman pelayaran Web yang lebih ramping, sehingga Anda akan memiliki lebih banyak ruang pada layar untuk konten situs. Tombol menu Opera terbaru menggantikan tombol menu bar yang tradisional, sehingga pengguna hanya memiliki satu titik untuk mengakses semua fitur inovatif Opera.
"Opera 10.50 merupakan browser tercepat yang pernah kami diproduksi. Pada mesin yang ada di dalamnya, kami memperkenalkan mesin JavaScript baru, Carakan, dan pustaka grafis yang baru, Vega. Yang artinya untuk Anda adalah tidak perlu lagi menunggu lama untuk memuat situs," ujar pihak Opera dalam keterangan resminya, Selasa (2/3/2010).
Opera 10.50 juga memungkinkan anda menggunakan mode Penjelajahan Pribadi untuk menghapus riwayat situs tertentu ketika melayari Internet. Tidak seperti browser lain, Opera 10.50 memungkinkan juga untuk melakukan penjelajahan secara pribadi dalam tab atau dalam jendela yang terpisah.
Pada Windows 7/Vista, Opera terlihat sangat menarik dengan Aero Glass, serta mendukung Aero Peek dan Jum Lists. Pengguna dapat dengan mudah mengakses Speed Dial, tab dan yang lainnya dari Taskbar.
Selain fitur baru, Opera juga masih menyematkan fitur-fitur terdahulu yang diperkirakan tidak akan ada di browser lain, seperti Opera Turbo, Opera Unite, dan Opera Link.
"Opera 10.50 merupakan browser tercepat di hampir semua tes kecepatan. Tapi, yang lebih penting daripada tes kecepatan tersebut adalah kecepatan dunia nyata selama penggunaan. Opera 10.50 dirancang agar mudah untuk digunakan, dengan tetap menonjolkan fitur unik Opera lainnya, sehingga Anda bisa mendapatkan yang ada pada Web lebih banyak." ujar CEO Opera Lars Boilesen.
Opera 10.50 dengan dukungan untuk peningkatan standar HTML5 dan CSS3, memberikan perkakas yang diperlukan oleh desainer Web untuk membuat aplikasi Web menarik secara visual, yang bekerja pada teknologi yang terbuka.
Opera tersedia secara gratis di http://www.opera.com/. Opera 10.50 saat ini tersedia untuk Windows dan datang dalam 42 macam pilihan bahasa yang berbeda. Versi Mac dan Linux akan datang menyusul segera.
Rabu, 27 Januari 2010 - 06:09 wib
WASHINGTON - Kemungkinan Bumi dapat terdeteksi oleh makhluk alien perlahan mulai terkikis karena kian gencarnya revolusi digital dan perkembangan gadget.
Ahli luar angkasa Dr Frank Drake menyebutkan pancaran gelombang transmisi analog dari berbagai gadget seperti ponsel, televisi, radio dan radar telah membuat Bumi secara elektronik tak terlihat dari luar angkasa.
Para ilmuwan di Bumi terus memonitor kemunculan sinyal transmisi dari planet lain di luar angkasa. Diduga, para penghuni planet lain pun melakukan hal yang sama. Namun Drake yang mendirikan Search for Extra-terrestrial Intelligence (SETI) yang berbasis di AS 50 tahun lalu menyebutkan, pancaran transmisi analog dari beragam gadget membuat sinyal dari dan ke makhluk luar angkasa tak mungkin dilihat secara virtual.
"Dulu, Bumi diliputi oleh radiasi berjarak 50 tahun cahaya. Gelombang transmisi televisi yang belum terlalu besar pada masa itu memungkinkan Bumi melepaskan radiasi sekira satu juta watt," kata Drake seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (27/1/2010).
Dia menjelaskan, seiring dengan kian banyaknya transmisi dari gadget elektronik canggih dan satelit menyebabkan jumlah radiasi yang dikeluarkan ke luar angkasa kian berkurang.
"Kini, jumlah radiasi yang dilepaskan hanya sekira dua watt, tidak lebih banyak dari radiasi sebuah ponsel. Jika hal ini terus berlangsung, maka Bumi kita tidak akan bisa terdeteksi," jelasnya.
Jum'at, 29 Januari 2010 - 10:07 wib
WASHINGTON - Negara-negara maju harus bekerjasama untuk mengurangi jumlah sampah di luar angkasa. Jika tidak, sampah-sampah ini akan sangat membahayakan karena meningkatkan risiko terjadinya tabrakan dengan pesawat luar angkasa yang mengorbit.
Mantan astronot sekaligus ahli luar angkasa Kevin Chilton menyebutkan, AS telah mencatat ada lebih dari 15.000 jenis sampah yang saat ini terapung di luar angkasa. Sampah tersebut terdiri dari roket muatan pesawat, puing-puing pesawat luar angkasa, serta beberapa runtuhan dari satelit yang rusak.
"Jumlah sampah ini diperkirakan masih akan bertambah hingga 50.000 dalam waktu yang relatif singkat. Jika terus dibiarkan, luar angkasa akan semakin penuh sampah dan tidak memungkinkan manusia atau pesawat luar angkasa untuk pergi kesana," kata Chilton seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/1/2010).
Menurut Chilton, jumlah puing-puing ini meningkat karena berbagai peristiwa, seperti penutupan satelit China yang rusak pada 2007 dan tabrakan satelit militer tua milik Rusia dengan satelit milik perusahaan telekomunikasi Iridium.
Ditambahkan oleh Chilton, negara-negara maju harus setuju untuk menyelenggarakan operasional luar angkasa yang bertanggung jawab, setidaknya dengan mengembangkan pesawat luar angkasa yang meminimalisir penambahan jumlah sampah luar angkasa. Selain itu mereka diharuskan saling berbagi data mengenai risiko yang mungkin terjadi akibat keberadaan sampah-sampah tersebut.
"AS sudah memasang deretan sensor ekstensif untuk penanggulangan sampah tersebut, namun upaya itu saja belum cukup," kata Chilton.
Chilton menambahkan saat ini sampah-sampah tersebut baru sebatas bisa dikumpulkan pada dan ditahan untuk sementara. Cara itu dirasa belum efektif dalam menanggulangi tumpukan sampah luar angkasa.



